188 Jamaah Haji Asal Indonesia Meninggal Dunia di Arab Saudi

11 jamaah haji meninggal dunia di masa pemulangan ke Indonesia

Sebelas jamaah haji Indonesia meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi, pada hari ketiga pemulangan jamaah sehingga jumlah total jamaah haji yang meninggal dunia sebanyak 188 orang.

Berdasarkan data Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan, Senin (19/9), 188 jamaah tersebut terdiri dari 174 jamaah haji reguler dan 14 jamaah haji khusus.

Tambahan 11 jamaah yang meninggal dunia itu berasal dari embarkasi Palembang (PLM), Jakarta - Pondok Gede (JKG), Lombok (LOP), Jakarta Bekasi (JKS/dua orang), Batam (BTH/dua orang), Surabaya (SUB), Balikpapan (BPN), Solo (SOC), dan Padang (PDG).

Sementara itu, pengelola sebuah hotel di Sektor Empat, tepatnya pemondokan 406 atau Hotel Dar Hadi, memberikan uang santunan 2.000 riyal atau sekitar Rp 7 juta bagi jamaah haji Indonesia yang tinggal di pemondokannya dan meninggal dunia.

Kepala Sektor 4 Yoesni Teuku Syahbuddin mengatakan, sampai Ahad (17/9) tercatat tiga jamaah haji Indonesia yang meninggal dan tinggal di Dar Hadi Hotel. Ketiganya adalah laki-laki yang berangkat bersama istrinya masing-masing.

"Santunan sudah diberikan kepada istri dua jamaah yang meninggal. Tapi sekarang jamaah wafat bertambah satu sehingga total ada tiga jamaah," ujarnya seraya menambahkan santunan bagi jamaah ketiga sedang diproses.

Adapun kedua jamaah wafat yang istrinya telah menerima santunan adalah Jasid bin Masjen Santari (kloter 33 embarkasi Jakarta Pondok Gede) dan Abdul Aziz bin P Suliha (kloter 58 embarkasi Surabaya).

Koordinator Wilayah Sektor 4, Isa Ansori mengatakan bahwa pemberian santunan uang duka tersebut merupakan inisiatif dari pihak pengelola hotel setara bintang empat ini.

"Kebetulan tiga orang yang meninggal, semuanya laki-laki yang berangkat haji bersama istrinya. Jadi santunan diserahkan ke istrinya dan ketua kloter mengetahui," ujarnya menambahkan.

Haji