25 Oktober Bamus Betawi Gelar Lenong Denes Kolosal

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bamus Betawi ke 35 dan Menyambut HUT Kota Jakarta 490

Fun

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bamus Betawi ke 35 dan Menyambut HUT Kota Jakarta 490, Bamus Betawi akan menggelar Seni Budaya Lenong Denes Kolosal di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marrzuki, Jakarta pada 25 Oktober 2017 pada pukul 19.00-23.00 Wib dengan tema Putri Kembang Ronce.

"Untuk menyambut HUT Bamus Betawi ke 35 dan Kota Jakarta 490 kami akan gelar petas seni budaya Lenong Denes yang disutradarai oleh Bang Tutur Denes," Kata Ketua Panitia HUT M Ikhwan Ridwan di Jakarta 19 Oktober 2017.

Selain itu juga akan diberikan disisipkan beberapa agenda seperti Penghargaan kepada para tokoh, serta berbagai acara Fashion Show dan Bazzar," Kita juga adakan penghargaan kepada para tokoh, serta berbagai acara Fashion Show dan Bazzar," katanya.

Menurut catatan, dari pengertian Lenong terdapat dua jenis lenong yaitu lenong denes dan lenong preman. Dalam lenong denes (dari kata denes dalam dialek Betawi yang berarti "dinas" atau "resmi"), aktor dan aktrisnya umumnya mengenakan busana formal dan kisahnya ber-seting kerajaan atau lingkungan kaum bangsawan, sedangkan dalam lenong preman busana yang dikenakan tidak ditentukan oleh sutradara dan umumnya berkisah tentang kehidupan sehari-hari. Selain itu, kedua jenis lenong ini juga dibedakan dari bahasa yang digunakan; lenong denes umumnya menggunakan bahasa yang halus (bahasa Melayu tinggi), sedangkan lenong preman menggunakan bahasa percakapan sehari-hari. (RIM)/Bamusbetawi.id

betawi jakarta