Gerbang Betawi dan Momen Kebangkitan SDM Betawi

Grand Launching Gerbang Betawi sendiri, rencananya akan dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.

1. Sylviana Murni Tokoh Betawi

Sylviana Murni Tokoh Betawi

Mantan Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Sylviana Murni, kemarin mendatangi Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota Jakarta.

Kedatangan Sylviana tersebut untuk mengundang Sandiaga dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menghadiri acara Gerakan Kebangkitan Betawi (Gerbang Betawi). Acara tersebut akan diselenggarakan pada 25-29 Oktober 2017.

"Kami berharap Pak Gubernur dan Wagub dapat datang bersama keluarga. Terus ikut yang namanya keriaan Betawi," kata Sylviana, Jakarta, Selasa (24/10/2017).

Sylviana mengatakan, kegiatan tersebut bukanlah menggunakan anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, "Misalnya kita ada keriaan, boleh ada toilet kebersihan di disitu. Ambulans kalau ada apa-apa, itu yang kami minta," ujar dia.

2. Ketum Bamus Betawi dan Tokoh Betawi

Ketum Bamus Betawi dan Tokoh Betawi

3. SDM Yang Handal

Sementara itu ketum Bamus Baetawi H Zainuddin MH  dalam peresmian Gerbang Betawi mengatakan gerakan ini merupakan gerakan intelektual Betawi yang bertujuan utk mempersiapkan sumber daya manusia Betawi masa depan dalam perapektif pendidikan, budaya, ekonomi, ketrampilan dan lainnya. Sebuah ruang kosong yang dibutuhkan oleh kaum Betawi telah secara apik ditangkap dan diisi oleh Gerbang Betawi. Semoga ijtihad mulia ini menjadi motivasi bagi kita dan orang muda betawi utk melahirkan generasi emas.

4. Lenong Denes Kolosal

Lenong Denes Kolosal

5. Acara Grand Launching Gerbang Betawi

Peringatan Sumpah Pemuda akan di tandai dengan diresmikannya gerakan gerbang Betawi fokus pada gerakan moral, intelektual dan profesional masyarakat Betawi. Grand Launching Gerbang Betawi sendiri, rencananya akan dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Dalam moment tersebut juga akan dilakukan MoU untuk menjalin kemitraan dan kerjasama serta dukungan terkait Program pembangunan Gubernur DKI Jakarta Anies-Sandi periode 2017-2022.

Kegiatan ini dilaksanakan di Pusat Kebudayaan Betawi atau Gedung Eks Kodim, Jl. Raya Bekasi Timur No.76 Jatinegara, Jakarta Timur. Sekaligus diadakan Pagelaran Seni Budaya Betawi bertajuk “Keriaan Betawi Jatinegara 2017”, sejak 25-28 Oktober 2017.

Grand Launching Gerbang Betawi juga akan dirangkai dengan beberapa kegiatan pendukung; antara lain Bazar dan Kuliner, Pameran Lukisan (Sarnadi Adam), Parade Seni Siswa, Fashion Show, Lomba Nyanyi Lagu, Pertunjukan Seni Budaya Betawi (Lenong, Gambang Kromong & Tanjidor), Atraksi Silat, Lomba Cerpen Betawi, Lomba Nyanyi lagu-lagu Betawi, Museum Mini, Band Betawi, hingga Video Mapping.

Di samping itu juga digelar Diskusi dengan tema “Melahirkan Juragan-juragan Muda Betawi” pada Jum’at, 27 Oktober 2017 dengan narasumber Sandiaga Uno, Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi, CEO Socentix David Darmawan dan. Betawi Punya Distro Davi Kemayoran.

Sementara pada Kamisnya 27 Oktober 2017 juga digelar Diskusi Publik “Going Green Betawi Punya Gaye”. Serta Talkshow bersama Puteri Indonesia di Sabtu, 28 Oktober 2017.

Ashari menututurkan program ini sejalan dengan strategi pembangunan yang dicanangkan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Gerbang Betawi telah membentuk enam tim khusus untuk menggodok "5 Usulan Kemitraan" sesuai dengan visi, misi, dan filosofi Gerbang Betawi.

Kelima usulan kemitraan tersebut terdiri dari Bidang Pendidikan, Bidang Budaya dan Pariwisata, Bidang Ekonomi Produktif dan Bidang Lingkungan Hidup. "Adapun di bidang pendidikan mencakup ide-ide beasiswa, pelatihan SDM, Program Satu keluarga Satu Sarjana dan sebagainya," tukasnya.

Sedangkan Bidang Budaya dan Pariwisata mencakup ide-ide memaksimalkan pengelolaan sentra-sentra Betawi seperti Setu Babakan, Condet, dan Gedung Eks Kodim. Juga ide memaksimalkan ikon-ikon budaya Betawi, seiring dengan amanat Perda dan Pergub Pelestarian Budaya Betawi.

Sementara itu di Bidang Ekonomi Produktif mencakup ide-ide pemperdayaan ekonomi masyarakat di kantung-kantung Betawi lewat program BMT, produk-produk kuliner, batik, dan lain-lain.

Kemudian di Bidang Lingkungan Hidup mencakup ide-ide agrowisata dan ekowisata, pemeliharaan kawasan pinggir sungai dan kawasan-kawasan lainnya yang dianggap membutuhkan penataan.(MIR/OKEJ/BamusBetawi.ID)

betawi jakarta