Masa Tua melepas yang di Cinta .. renungkanlah

renungan hari ini untuk port kehidupan selanjutnya

:: Renungan Menuju Masa Tua ::

1. Sisa umur yang pendek,

"Yang bisa dan baik kita makan, makanlah…"

"Yang bisa dan baik kita pakai, pakailah…"

"Yang baik dan ingin kita beli, belilah…"

"Kalau masih bisa memberi, memberilah…"

"Kalau bisa berbagi, berbagilah…"

"Ingin berkumpul dan silaturahmi, lakukanlah..."

Karena semua yang ada tidak bisa kita bawa ke alam kubur. Dan jangan khawatir dengan ahli waris, karena Tuhan yang akan mengatur rejeki mereka, selagi mereka berusaha. Nikmatilah hidup dengan pasangan kita, selagi masih ada.

2. Dulu kita berusaha keras untuk memiliki yang kita cintai. Kini mulai saatnya berusaha keras untuk ikhlas untuk melepas yang kita cintai. Karena pada akhirnya, harta, tahta, anak, istri atau suami akan kembali kepada-NYA.

Percayalah, kebahagiaan tidak akan bisa kita rasakan tanpa adanya keikhlasan.

3. Sehari berlalu, umur kita berkurang sehari. Bila kita lewati hari ini dengan rasa bahagia, kita sangat beruntung, berbuat baiklah dan selalu bersyukur, karena kita tidak tahu kapan kita akan dipanggil.

4. Waktu sangat cepat berlalu, hidup ini pun sangat singkat dan sulit. Dalam sekejap, kita mulai memasuki masa menuju tua. Dan dalam sekejap nanti, kita akan berada di pusara. Itu PASTI.

5. Bila membandingkan ke atas, kita akan selalu merasa kurang. Membandingkan ke bawah, kita cukup merasa lebih. Bila kita bisa merasa cukup dan mensyukuri apa yang kita miliki, maka kita pasti akan berbahagia. Bersyukurlah dengan apa yang kita miliki.

6. Harta, kekayaan, kedudukan jabatan kehormatan, semua itu hanya titipan, hanya sementara. Yang terbaik dan terpenting adalah perilaku yang baik, bisa membantu orang lain, tidak berbuat hal-hal yang tercela, memiliki kontrol diri yang baik. Jangan MENYAKITI hati orang lain dan melatih DIRI agar bisa sehat lahir batin. Karena KESEHATAN adalah KEKAYAAN kita dan modal utama menikmati kebahagiaan hidup ini.

7. Kasih orangtua kepada anak tidak ada batasnya! Kasih anak kepada orangtua ada batasnya. Sadarlah akan hal ini. Bila anak sakit, hati orangtua bagai teriris, bila orangtua sakit, biasanya anak hanya nengok dan bertanya-tanya.

Anak-anak memakai uang orangtua sudah seperti keharusan, tetapi orangtua memakai uang anak pasti tidak leluasa. Oleh karena itu CUKUPILAH diri sendiri dan berikanlah pada anak se-BIJAKSANA mungkin.

8. Rumah orangtua adalah rumah anak, tetapi rumah anak bukanlah rumah orangtua. Orangtua selalu memberi tanpa pamrih. Tetapi tidak semua anak akan berbakti kepada orangtua. Sadarlah.

9. Orangtua selalu mendoakan anak, tetapi anak karena kesibukannya tidak selalu mendoakan orangtua. Maka bekali kubur kita dengan amal yang banyak, tidak hanya tergantung kepada doa anak semata.

10. Kebaikan dan keburukan akan selalu datang sebagai ujian dan tidak akan berakhir sampai kita mati. Maka sikapi dengan rasa syukur dan sabar.

Selamat berbahagia di masa menuju tua.

Semoga hari tua kita semua bisa bahagia. Amin.