Mengenal Batik Banten

Batik merupakan khasanah budaya Indonesia. Tapi tahukah Anda, jika Propinsi Banten juga memiliki Batik Khas Banten?

Batik merupakan khasanah budaya Indonesia. Tetapi sebagian besar hanya mengetahui bahwa batik hanya dari daerah Pekalongan, Solo, dan Yogyakarta. Tapi tahukah Anda, jika Propinsi Banten juga memiliki Batik Khas daerah Banten?

Batik adalah kain bergambar yang ditulis atau dicap dengan canting yang terbuat dari tembaga atau plat seng. Agar dapat menghasilkan seni keindahan yang artistik dan klasik pada kain batik catton atau sutra, maka haruslah menggunakan lilin malam yang telah dipanaskan.

Apa sih bedanya Batik Banten dengan batik-batik lainnya di lndonesia? Ada 3 perbedaan Batik Banten dengan Batik lain di Indonesia diantaranya adalah:

Motif Batiknya, pola dasar ragam hias berasal dari benda sejarah purbakala yang disebut Artefak Terwengkal hasil ekskavasi Arkeolog tahun 1976 di Banten.

Warnanya, apapun warnanya batik banten cenderung warna abu-abu soff menunjukan karakter wong Banten, ciri-ciri dari sifat warna abu-abu soff antara lain : Cita-citanya, idenya, kemauannya, dan tempramennya cenderung tinggi namun pembawaan selalu sederhana serta kalem/ ayu atau cantik warna batiknya (pernyataan : Launching Batik Banten deskripsi 7 Professor) pada kenyataan alam yang menunjang untuk daerah Banten dikarenakan Airnya, sehingga menjadi ciri khasnya Batik Banten, menjadi ikon dengan slogan : “bukan orang banten kalau tidak minum air banten“.

Filosofi (Artinya) Nama Motif dan motif batik saling berkaitan dengan sejarah Banten. Nama motif berasal dari “Toponim desa-desa kuna, nama gelar bangsawan / sultan dan tata nama ruang di Kesultanan Banten“.