Rusmadi Wongso; Sosok Pemimpin Religius, Merakyat, Tegas dan Santun

Sebagai salah satu unsur pimpinan di Pemprov Kaltim, Rusmadi atau yang akrab disapa Cak Rus ini, berupaya menciptakan kinerja Aparatur Sipil Negara di lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim sebagai aparatur yang profesional, bertanggung jawab, transparan dan siap melayani masyarakat.

Bicara tentang Kalimantan Timur tak bisa lepas dari nama Rusmadi Wongso. Pria kelahiran Samarinda, 30 Oktober 1962 ini merupakan birokrat berlatar belakang akademisi yang cukup religius, santun, tegas dan memiliki banyak pengalaman dalam memimpin.

Berbekal kecerdasan mumpuni sebagai akademisi, Rusmadi yang memperoleh gelar  Doctor of Philosophy (Ph.D) Bidang Production Economic and Farm Management dari Los Banos University, Philiphina, direkrut oleh Gubernur Awang Faroek Ishak, menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltim, sejak 2008.

Pada 10 Februari 2016, Rusmadi dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim. Sebelumnya selama dua tahun bapak dua anak ini memegang jabatan sebagai Kepala Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Pelaksana Tugas (Plt) Sekda.

Sebagai salah satu unsur pimpinan di Pemprov Kaltim, Rusmadi atau yang akrab disapa Cak Rus ini, berupaya menciptakan kinerja Aparatur Sipil Negara di lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim sebagai aparatur yang profesional, bertanggung jawab, transparan dan siap melayani masyarakat.

Alhasil, laporan keuangan Pemprov Kaltim‎ tahun anggaran 2016 mendapatkan predikaat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Kaltim.

Merakyat

Selain cerdas dan memiliki pemikiran yang visioner, mantan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (2008–2009) ini juga dikenal sebagai figur yang cukup merakyat. Dia tak sungkan untuk turun langsung untuk bertemu dan berbincang-bincang dengan masyarakat Kaltim.

Seperti yang dilakukannya, pada Jumat (9/6) kemarin, Rusmadi menyambangi para pedagang di Pasar Segiri untuk mengecek harga kebutuhan pokok saat Ramadan.

Di kunjungan tersebut, Rusmadi sempat ikut lakukan transaksi jual beli kepada sala satu pedagang tempe. Nominal Rp 100 ribu, ia berikan kepada pedagang untuk satu buah tempe yang dijualnya yang harganya hanya sekitar Rp 16.000 itu.

"Tak apa-apa. Sekalian untuk buka puasa," kata Rusmadi, sambil membayar tempe yang ia beli.

Pribadi yang sederhana dan merakyat yang dimiliki Rusmadi, membuatnya terpiih menjadi pemimpin di perkumpuan masyarakat keturunan Jawa di Kalimatan Timur bernama Ikatan Keluarga Paguyuban Tanah Jawi (IKAPARTI) pada awal 2017. Dia dilantik sebagai Ketua DPP IKAPARTI oleh Gubernur Yogyakarata Sultan Hamengkubuwoni X.

Dengan kemampuan intelektual serta jiwa kepemimpinan yang merakyat, religius, tegas namun tetap santun yang dimilikinya, tak berlebihan rasanya jika Rusmadi menjadi Gubernur Provinsi Kaltim, menggantikan Awang Faroek Ishak yang selesai masa jabatannya pada 2018 nanti.