Film: The Young Messiah

The Young Messiah ditulis Nowrasteh bersama dengan Betsy Giffen Nowrasteh, istrinya.

The Young Messiah ditulis Nowrasteh bersama dengan Betsy Giffen Nowrasteh, istrinya. Ini adalah film tentang masa kecil Yesus saat ia berusia tujuh tahun.

Adam Greaves-Neal yang memerankan Yesus kecil yang merupakan interpretasi sutradara dari sosok sang Mesias muda.

The Young Messiah juga dikatakan berdasar novel Christ the Lord: Out of Egypt. Cerita setelah keluarga Yesus dan Kleopas keluar dari Aleksandria, Mesir. Mereka meninggalkan kota itu dan berencana kembali ke Nazareth karena merasa keadaan sudah aman, kabar itu datang dari mimpi Yusuf bahwa Herodes sudah mati.

Namun tidak disangka banyak sekali kejadian selama mereka melakukan perjalanan.

Awalnya saya pikir film yang durasinya hampir dua jam ini hanya akan menceritakan kisah kanak-kanak Yesus yang ya... seperti anak-anak pada umumnya: bermain, bercerita, dan hal-hal menyenangkan lain soal menjadi anak kecil.

Namun nyatanya, sejak bocah, Yesus sudah merasakan dizolimi, difitnah, dan dipinggirkan, Ia bahkan cuma punya seorang yang bisa benar-benar disebut teman, sepupu wanitanya. Yesus juga sudah membuat banyak mukjizat meskipun Ia sendiri masih bertanya-tanya; "Kenapa Aku bisa melakukan hal itu?" Ya, Ia bukan cuma seorang anak kecil biasa.

Yesus terus bertanya dan mencari jawaban dari orangtua-Nya; Yusuf dan Maria, juga sepupu dan paman-Nya, Kleopas. Tapi ternyata tak semudah itu mendapat jawaban. Ditambah lagi dengan banyak tentara Romawi yang kembali mencari Bocah tujuh tahun kelahiran Bethlehem tersebut. Ia menggegerkan masyarakat karena menghidupkan orang mati. Anak raja Herodes memerintahkan pasukan untuk meneruskan titah sang ayah, membunuh Yesus.

Poin pentingnya, menurut saya yaitu bagaimana sutradara menceritakan proses pencarian jati diri Yesus yang adalah Almasih (Penyelamat Dunia). Proses mengetahui bahwa Dia diberi kuasa menyembuhkan orang sakit atau menghidupkan yang mati. Serta percaya bahwa diri-Nya adalah Anak Allah yang diutus ke dunia untuk menjadi manusia dan merasakan segala hal manusiawi.

Yang menarik juga, tentang bagaimana orangtua Yesus, yakni Yusuf dan Maria harus menjelaskan pada bocah itu tentang hal Almasih dan keajaiban yang Dia alami. Juga bagaimana Yusuf dan Maria berjuang demi anaknya selama masa sulit di Aleksandria, Nazareth, dan Yerussalem.

Hm, rasanya saya sudah terlalu banyak jadi spoiler. Saya tidak akan menceritakan semuanya di sini, nanti tidak seru. Biar kamu yang nonton sendiri. Film ini bisa juga menjadi referensi keluarga yang merayakan Paskah. Atau untuk mereka yang sekedar ingin melihat film Yesus ketika kecil.

The Young Messiah akan tayang reguler pada 29 Maret 2016. Tapi jika sudah tidak sabar, bioskop Indonesia juga menayangkannya pada akhir pekan ini dengan jadwal midnigt. Selamat Paskah.

sumber: storibriti.com